AWFEST Ke-8 Tahun 2026 Mengusung Tema “From Bayt al-Hikmah to Digital Era: Dari Literasi Klasik Menuju Cakrawala Teknologi”
Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan pembukaan Arabic World Festival (AWFest) #8, dengan mengusung tema besar pada acara ini “From Bayt al-Hikmah to Digital Era: Dari Literasi Klasik Menuju Cakrawala Teknologi”. Acara tersebut berlangsung meriah di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube HMPS BSA UAD.
Dalam Sambutan Ketua Pelaksana AWFEST 8, Ahmad Aziz Ismail, mengungkapkan apresiasinya terhadap peserta lomba atas partisipasinya dan sangat antusias di acara AWFEST 8 dengan jumlah peserta 152 dari seluruh cabang lomba, dengan rincian; lomba Kaligrafi: 13 Peserta, Qiraatus Syiir: 24 Peserta, Khitobah Siswa: 24 Peserta, Khitobah Mahasiswa: 24 peserta, Ghina Araby: 23 peserta, Taqdimul Qisha: 14 peserta, Debat Bahasa Arab: 10 Tim (30 peserta) yang dari berbagai latar belakang, sekolah, pesantren, instansi umum, dan universitas. “Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman peserta lomba atas partisipasinya dan semua pihak yang telah terlibat di acara ini, yang telah membantu kelancaran dan menyukseskan jalannya acara AWFEST 8 ini.” Ujarnya dengan rasa syukur.
Sementara itu, Sambutan Dekan FAI UAD, Dr. Arif Rahman S.Pd.I., M.Pd.I., yang sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwasannya kita tidak mentimurkan atau mengarabisasikan Indonesia, melainkan memperkenalkan dan mempelajari sebuah kebudayaan yang sejarahnya tidak lepas dari Tiongkok dan Arab. “Sejarah tiongkok memiliki kisah dengan tanah Arab. Dua negara ini menjadi episentrum atau jantungnya kebudayaan dunia—karena apa yang kita rasakan saat ini tidak lepas dari pengaruhnya dari Arab maupun Tiongkok.” Ungkapnya. Beliau juga menyoroti, dengan pengaruhnya dua negara tersebut dan Indonesia memiliki sifat terbuka sehingga berbagai macam kebudayaan diakulturasi, kemudian diolah di tengah-tengah kebudayaan ini.
Acara secara resmi dibuka dengan simbolis pemukulan gong oleh Dr. Arif Rahman, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi Wakil Dekan II Dr. Yoyo, S.S., M.A., dan Kaprodi Fitria Sari Yunianti, S.S., M.Hum.
AWFest #8 ini menghadirkan tiga rangkaian acara utama, yaitu: seminar nasional, penampilan Teater Masdah dan perlombaan tingkat nasional serta internasional. Adapun cabang lombanya meliputi Kaligrafi, Qiraatus Syiir, Debat bahasa Arab, Ghina Araby, Khitobah tingkat siswa & mahasiswa, dan Taqdimul Qisha (Story Telling).
Acara pembukaan dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional Melayu oleh mahasiswi BSA UAD dan diakhiri dengan pembacaan doa oleh Abdul Mukhlis, M.Ag., Ph.D. Selanjutnya pemenang kompetisi akan diumumkan pada acara puncak penutupan Festival dengan dimeriahkan oleh Teater Masdah BSA UAD.
